Hustle

Grab Jadi Startup Asia Tenggara Pertama yang Menyandang Status Decacorn

grab-decacorn

Beberapa pekan ke belakang, media- media di Indonesia ramai memperbincangkan istilah bagi startup yang telah menyandang status unicorn. Unicorn sendiri merupakan istilah yang digunakan bagi perusahaan rintisan yang mempunyai valuasi atau nilai perusahaan di atas US$ 1 miliar yakni setara Rp 14 triliun.

Saat kita sedang ramai soal istilah unicorn tersebut, perusahaan penyedia trasportasi online asal Malaysia, Grab, baru saja mengumumkan diri telah menjadi startup Asia Tenggara yang berstatus Decacorn setelah berhasil mengumpulkan lebih dana dari US$6 miliar, terbanyak di Asia Tenggara.

Decacorn sendiri merupakan istilah untuk startup yang berhasil mendapatkan valuasi di atas US$ 10 miliar. Di atas decacorn masih terdapat istilah hectocorn bagi startup yang berhasil mendapatkan valuasi di atas US$ 100 miliar.

Sebelum menyandang predikat decacorn, Grab menjadi salah satu dari tujuh startup di Asia Tenggara yang berhasil menyandang status unicorn bersama Tokopedia, Bukalapak, Go-Jek dan Traveloka.

Menurut Menkominfo Rudiantara, Indonesia mempunyai dua startup unicorn yang bepotensi menjadi decacorn pada tahun 2019 ini, namun beliau enggan menyebutkan dua nama startup tersebut.

“Potensi (decacorn) dua tetapi setidaknya satu. Saya gak mau sebut namanya,” ujar Rudiantara seperti dikutip CNBC Indonesia.

Dari hasil riset Google dan Temasek, Go-Jek dan Tokopedia merupakan dua startup Indonesia yang berpotensi mendapatkan predikat status decacorn.

 

 

Related posts
Hustle

Go-Pay Pimpin Balapan Uang Elektronik di Indonesia

Hustle

GoPro kembali hadir dengan tiga produk terbaru

Mau inbox Email Kamu ada pesan dari Selancar? Daftar disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *