News Flash

Huruf “N” di Bungkus Yosan Akhirnya Ditemukan, Mitos Belasan Tahun Terbantahkan

Anak generasi 90-an pasti akrab dengan premen karet Yosan. Banyak dari kita berlomba- lomba mengumpulkan huruf Y-O-S-A-N yang ada di bungkus permen. Namun, huruf N sulit ditemukan. Saking sulitnya, banyak yang berpendapat bahwa huruf N di bungkus permen karet Yosan merupakan mitos, dan ini hanya trik marketing perusahaan untuk menjual permen karetnya.

Namun mitos itu akhirnya terbantahkan. Huruf N di bungkus permen karet Yosan yang selama ini dianggap mitos akhirnya berhasil ditemukan.

Dendi Ivanda, warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan, menjadi satu dari sebagian orang yang beruntung mendapatkan huruf N di bungkus permen karet Yosan. Dikutip dari Kompas, Dendi yang bekerja di daerah perkantoran di daerah Slipi, Jakarta Barat, mengaku membeli 2 dus permes Yosan untuk meromatisasi kenangan masa kecilnya.

Tak disangka, keinginan Dendi meromantisasi masa kecilnya dengan permen yosan berhasil mengungkap mitos yang selama ini melegenda di masyarakat. Huruf N di bungkus Yosan yang selama ini dianggap mitos seperti Loch Ness dan Big Foot terbantahkan.

Meski sempat mengira bahwa undian di permen tersebut sudah kadaluarsa, Dendi iseng menghubungi produsen permen Yosan untuk mendapatkan konfirmasi.

“Saya itu masih penasaran, masih ada enggak sih? Kalau enggak ada, ya sudah dikonfirmasi saja. Ternyata enggak lama setelah saya email, besoknya saya di telepon. Ternyata masih bisa dan dijanjikan mau dikirim hadiahnya,” ujat Dendi seperti dikutip oleh Kompas.

Pada tanggal 28 April 2019, manajemen Yosan akhirnya mendatangi rumah Dendi dan membawa sebuah sepeda anak-anak berwarna biru yang merupakan hadiah tersebut.

Dendi lantas membagikan pengalamannya tersebut ke media sosial miliknyahingga akhirnya viral di internet.

Berkat Dendi, mitos selama belasan tahun soal huruf N di bungkus permen karet Yosan akhirnya terbantahkan. Dunia berutang budi pada Deni Ivanda.

Related posts
News FlashThe Hype

Pesaing TikTok Milik SnapChat Spotlight Kantongi 100 Juta Pengguna

News Flash

Tokopedia dikabarkan merger dengan Bridgetown

News Flash

Ibu Hamil dan Anak-anak Dilarang Masuk GBK

News Flash

Ahli Epidemiologi Harvard, Memperkirakan Virus Corona Akan Menginfeksi 70 Persen Manusia

Mau inbox Email Kamu ada pesan dari Selancar? Daftar disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *