Craft The Future

Masyarakat Indonesia Tidak Percaya Perubahan Iklim Terjadi Akibat Ulah Manusia

news, berita, perubahan iklim

Sebuah survei yang dilakukan YouGov di 23 negara menempatkan Indonesia di urutan tertinggi sebagai negara yang warganya tidak percaya perubahan iklim diakibatkan oleh ulah manusia. Survei tersebut dilaksanakan YouGov dalam kurun 28 Februari hingga 26 Maret silam.

Survei yang melibatkan 25.325 responden dari 23 negara ini menempatkan Indonesia sebagai negara di peringkat pertama yang warganya tidak percaya dengan perubahan iklim disebabakan oleh manusia. Lebih tinggi dibanding Arab Saudi (16 persen) dan Amerika Serikat (13 persen). Sayangnya, The Guardian yang mengutip hasil survei tersebut tidak menjabarkan lebih lanjut alasan responden yang tidak percaya terhadap perubahan iklim.

Survei tersebut sebenarnya memberikan hasil yang tidak terlalu mengejutkan. Rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia dan ketidakpedulian pemerintah akan perubahan iklim, bisa jadi alasan kenapa masyarakat Indonesia tidak percaya perubahan iklim diakibatkan oleh ulah manusia.

Salah satu contoh ketidakpedulian pemerintah terhadap perubahan iklim adalah ketika Luhut Binsar Pandjaitan yang saat itu menjabat sebagai Menko Kemaritiman mengancam Indonesia keluar dari Perjanjian Paris jika Uni Eropa tidak menanggapi keberatan Indonesia soal pembatasan impor sawit. Padahal Perjanjian Paris adalah salah satu ujung tombak peradaban manusia saat ini dalam menghadapi perubahan iklim.

Luhut Binsar Pandjaitan bukan satu- satunya politisi Indonesia yang tidak terlalu peduli dengan perubahan iklim. Di debat Pilpres 2019 lalu, kedua calon presiden Indonesia, Jokowi dan Prabowo sama- sama kurang peduli terhadap pemanasan global yang dapat mengubah iklim planet ini. Keduanya cenderung menganggap remeh isu lingkungan. Padahal sebagai negara yang terletak di khatulistiwa dan beriklim tropis, bencana ekologis menjadi salah satu ancaman yang paling nyata bagi Indonesia.

Dampak nyata dari perubahan iklim di negara tropis seperti Indonesia adalah meningkatnya risiko curah hujan ekstrem yang dapat menjadi salah satu penyebab banjir.

Salah satu bukti kekurangpeduliaannya pemerintah Indonesia terhadap pemanasan global adalah hasil laporan yang dipublikasikan oleh World Resources Institute pada tahun 2014 lalu. Laporan tersebut memberikan hasil bahwa Indonesia menuduki peringkat ke enam  (2,583 miliar ton) sebagai negara dengan penghasil emisi terbayak di dunia. Padahal Indonesia lewat Perjanjian Paris berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29% pada 2030.

Indonesia sebenarnya mempunyai peran yang penting dalam perang manusia melawan pemanasan global. Dengan kawasan hutan yang luasnya mencapai 65% dari luas wilayah negara Indonesia yang mencapai 187 juta km2, Indonesia bisa membantu peradaban manusia untuk menahan peningkatan suhu global di bawah 2ºC.

Related posts
Craft The Future

Orang Indonesia Percaya Perubahan Iklim Bukan Disebabkan Oleh Manusia

Craft The Future

Salah Kaprah Tentang Feminisme

Craft The Future

Bertarung melawan mitos dalam bencana alam

Craft The Future

Atas Nama Agama

Mau inbox Email Kamu ada pesan dari Selancar? Daftar disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *